Kesenian Tradisional Indonesia Akan Banyak Dilibatkan di Pembukaan Asian Games 2018

Asian Games 2018 nanti, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan acara olahraga terbesar di Asia tersebut. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pemerintah khususnya di Jakarta dan Palembang dimana kedua tempat itu yang akan melangsungkan berbagai pertandingan dari berbagia cabang olahraga di Asian Games nanti.

Pembukaan Asian Games tahun ini sendiri akan dilangsungkan pada 18 Agustus 2018 mendatang. Ini akan menjadi momen yang bagus khususnya bagi Indonesia karena pembukaan Asian Games ini hanya berselang 1 hari yaitu 17 Agustus dimana tanggal tersebut merupakan peringatan dari hari kemerdekaan Indonesia.

Pembukaan Asian Games 2018 nanti dipastikan akan banyak mengusung budaya serta kesenian tradisional Indonesia yang memang sangat beragam. Hal ini juga dipastikan oleh Wishnutama selaku Pengarah Kreatif Opening & Closing Ceremonies Asian Games 2018 ketika diwawancara di kawasan Wisa Serbaguna Senayan, Jalan New Delhi, Jakarta Pusat.

Dikutip melalui laman tribunnews.com, Tama mengkonfirmasi “Saya dapat memastikan, bahwa kita akan mengangkat kebudayaan-kebudayaan, kearifan, dan kesenian Indonesia. Dikemas se-masa kini mungkin, sehingga relevan dengan perkembangan zaman

Olahraga sekaligus pengenalan budaya Indonesia

Meskipun belum memberikan rincian lebih jauh, tetapi Wishnutama mengatakan bahwa kebudaaan lokal akan menjadi bagian yang sangat vital pada pembukaan dari Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno(GBK) pada 18 Agustus mendatang.

Pembukaan dan penutupan dari Asian Games 2018 ini melibatkan lebih dari 5500 pengisi acara. Acara ini turut melibatkan 78 perusahaan lokal dan 20 perusahaan internasional.

Tentunya acara pembukaan ini diharapkan dapat memberikan kesan baik kepada para tamu yang hadir khususnya bagi kontingen perwakilan dari negara-negara.

Tahun ini, sebanyak 45 negara akan bertarung diberbagai cabang olahraga Asian Games 2018. Ini juga menjadi peluang Indonesia untuk mengenalkan budaya lokal, pariwiasata dan lainnya pada negara lain.

Wishnutama sendiri saat ini masih menjabat sebagai CEO .NET TV, dimana televisi swasta milik pria 42 tahun tersebut sudah sangat sering mengadakan acara-acara lokal tetapi dengan konsep yang menakjubkan. Dengan melihat berbagai pengalaman yang telah dilakukan oleh CEO .NET tersebut, diharapkan acara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 akan memberikan kebanggaan bagi Indonesia selaku tuan rumah.

None Belande, Buah Bibir Lain dari GKJ

Ada beberapa gedung peninggalan Belanda di Jakarta, salah satunya adalah Gedung Kesenian Jakarta(GKJ). Gedung ini sudah lama berdiri dan telah mengalami beberapa kali perubahan fungsi hingga akhirnya menjadi gedung kesenian seperti saat ini.

Berbicara tentang gedung tua, tentu masyarakat Indonesia banyak yang langsung menyangkutkan tentang peninggalan serta hal yang berbau mistik seperti penunggu dan lainnya. Ini pula yang juga terjadi di GKJ, karena banyak orang yang membicarakan tentang penampakan none Belande(wanita Belanda) yang sering menampakkan diri.

Tentu saja hal ini sulit dibuktikan secara ilmiah, tetapi bagi beberapa orang dan pengelola GKJ hal ini tidak dibantah. Alab gaib bagi masyarakat Indonesia merupakan sesuatu yang nyata dan karena itu pula maka penampakan seperti none Belande ini merupakan pengalaman yang bisa terjadi bagi banyak orang dan bukan hanya isapan jempol belaka.

Pengakuan dari pihak penjaga GKJ

Cerita tentang penampakan none Belande ini pun tidak ditampik oleh penjaga GKJ. Penjaga tersebut bernama Kos atau biasanya disapa dengan panggilan Ogah.

Dilansir dari merdeka.com, Ogah menuturkan bahwa kejadian mistis seperti penampakan none Belande dan penampakan gaib lainnya merupakan hal yang biasa. Karena itu merupakan kejadian yang ada di alam gaib.

Kejadian seperti itu sih biasa aja kalau menurut saya, karena mereka punya alamnya masing-masing,”

Meskipun ia mengakui banyak kejadian-kejadian aneh, tapi hingga saat ini belum pernah terjadi hal-hal yang diluar batas wajar seperti kesurupan dan sejenisnya. Mendengar suara-suara, atau mendengarr berbagai alat musik seperti Gamelan berbunyi sendiri merupakan hal yang sudah biasa dialami oleh Ogah.

Kejadian aneh ada seperti alat-alat gamelan yang bunyi sendiri. Pernah ada juga penampakan, itu berupa kuda,”

Aura mistis pada GKJ memang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Selain karena memang gedung ini sudah sangat tua, gedung ini dipenuhi dengan berbagai mitos yang berhubungan dengan hal-hal mistis.

Cerita-cerita tentang GKJ ini tentu saja tidak melunturkan berbagai ketertarikan masyarakat untuk menyaksikan berbagai pertunjukkan yang sering dilangsungkan di sana. GKJ hingga saat ini masih aktif digunakan, dan cerita-cerita mistis tadi merupakan buah bibir yang menjadikan orang justru lebih penasaran mengunjungi GKJ.

Wisata Sekitar Gedung Kesenian Jakarta

Wisata Sekitar Gedung Kesenian Jakarta

Selain menjadi salah satu tempat pertunjukkan yang populer di Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) juga menjadi salah satu ikon yang ada di kota tersebut.

Berada di kawasan strategis, GKJ sering kali menjadi patokan berbagai orang untuk menuju suatu lokasi. Tidak mengherankan memang, gedung ini sudah ada sejak lama – dan pastinya akan sangat dikenal bagi banyak orang.

Di daerah sekitar GKJ, terdapat banyak wisata yang bisa dikunjungi ketika sedang berada di Jakarta. Ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga lokal yang bingung mencari alternatif hiburan misalnya pada hari libur seperti akhir pekan. Tidak sedikit tempat wisata menarik bisa dikunjungi dekat dengan lokasi GKJ tersebut.

Katedral

Gereja Katedral merupakan gereja terbesar di Indonesia hingga saat ini. Bagi kamu yang beragama Nasrani bisa melihat-lihat gereja terbesar di Indonesia tersebut dengan berjalan kaki dari GKJ. Hanya berjarak 0.4 km dari GKJ, kamu bisa mengunjungi tempat ini bersama keluarga tanpa perlu repot-repot membawa kendaraan.

Pasar Baru

Sedang berada di GKJ dan ingin mencari sesuatu? kenapa tidak mencoba ke Pasar Baru?

Hanya berjarak 0.5 km dari GKJ, kamu bisa mengunjungi Pasar Baru dan membeli sesuatu yang diperlukan hanya dengan berjalan kaki saja.

Galeri Nasional Indonesia

Berada di jalan Medan Merdeka Timur, Galeri Nasional Indonesia menjadi salah satu tujuan yang cukup populer di Jakarta. Dari GKJ menuju Galeri Nasional Indonesia hanya sekitar 1.3 km saja. Dengan jarak tersebut, sangat memungkinkan untuk berjalan kaki sambil menikmati perjalanan di kota Jakarta.

Monumen Nasional(Monas)

Rasanya tak mungkin orang Indonesia tidak mengetahui tentang Monas. Monas menjadi salah satu tujuan yang sangat populer di Jakarta. Selain karena memang merupakan bagian penting Jakarta, Monas juga terdapat museum dan dari atas bisa melihat sekeliling Jakarta dari teropong.

Dari GKJ ke Monas hanya berjarak 1.2 km saja. Dari jarak ini, kamu bisa menempuh hanya dengan berjalan kaki.

Museum Taman Prasasti

Ingin melihat peninggalan Belanda seperti kuburan atau ornamen bersejarah lainnya? kamu bisa mengunjungi Museum Taman Prasasti yang juga sangat cocok dijadikan tempat untuk berfoto ria bersama teman-teman, keluarga atau pasangan.

Lokasi Museum Taman Prasasti dari GKJ hanya sekitar 1.9 km saja.

Pertunjukkan Kesenian Tak Lekang Oleh Zaman

Saat ini, ada banyak sekali pilihan hiburan yang bisa dipilih oleh masyarakat. Bahkan dari smartphone yang bisa dibawa kemana saja bisa memberikan hiburan tersendiri. Ini belum ditambah dengan televisi, laptop dan berbagai hiburan lain yang bisa didapatkan begitu mudah untuk sekarang. Meskipun demikian, pertunjukkan langsung masih menjadi salah satu hal yang tidak bisa terpinggirkan meskipun zaman terus berkembang.

Ini seperti pertunjukkan kesenian yang bisa disaksikan secara langsung baik di gedug pertunjukkan atau pun ditempat umum. Selalu bisa membawa dan membuat penonton merasakan energi positif sesaat setelah melihat pertunjukkan kesenian secara langsung.

Ada banyak jenis pertunjukkan seni yang bisa disaksikan secara langsung. Mulai dari seni tari, teater, musik tradisional hingga campuran dari semuanya. Seni sendiri sangat universal, sehingga membuat banyak orang yang menyukai meskipun telah banyak pilihan hiburan seperti zaman sekarang.

Pengalaman berbeda menyaksikan pertunjukkan seni secara langsung

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, mengapa orang rela mengeluarkan uang banyak untuk menonton langsung pertandingan sepak bola – bukankah menonton di televisi lebih nyaman dan tidak perlu berdesak-desakan?

Jawaban dari pertanyaan ini adalah kepuasaan. Benar, kepuasaan yang dirasakan oleh penonton layar kaca dan langsung sangat jauh berbeda. Hal yang sama juga dirasakan oleh mereka yang menikmati pertunjukkan kesenian secara langsung sebagai hiburan dibandingkan dengan memilih hiburan lain sepertin menonton televisi, bioskop atau yang sejenis.

Di Jakarta, terdapat beberapa gedung kesenian yang biasa memiliki jadwal pertunjukkan kesenian. Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) merupakan salah satu gedung kesenian yang masih cukup aktif digunakan untuk tempat pementasan kesenian.

Gedung yang memiliki gaya ala Eropa ini merupakan peninggalan sejarah yang sudah cukup lama. Pernah beberapa kali mengalami pengalihan fungsi, kini GKJ menjadi salah satu ikon di Jakarta dan menjadi salah satu tempat mencari hiburan alternatif.

Di GKJ, Anda bisa melihat berbagai pertunjukkan seni yang sedang dipentaskan. Tentu saja ini tergantung dari siapa yang menampilkan, dan jika beruntung, hari dimana Anda sedang kesana merupakan seni pertunjukkan yang memang Anda gemari.

Berada di kawasan startegis, GKJ bisa dijangkau dengan berbagai pilihan transportasi umum. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah mengunjungi tempat ini tanpa perlu khawatir tentang transportasi. Kapan mencoba kesini?

Selamat Lebaran dari Gedung Kesenian Jakarta

Selamat Lebaran dari Gedung Kesenian JakartaLebaran sudah didepan mata, ini menadakan bahwa bulan Ramadhan 1439 H atau tahun 2018 Masehi akan segera berakhir. Sebulan lamanya berpuasa, kini saatnya untuk meraih kemenangan dengan momen saling memaafkan.

Hari raya Idul Fitri atau di Indonesia sering disebut lebaran merupakan salah satu hari raya besar bagi umat Islam. Tentu saja, lebaran ini bukan hanya terjadi di Indonesia melainkan juga diseluruh pelosok dunia, hanya saja penamaan lebaran mungkin hanya ada di Indonesia. Yang jelas, mau apapun sebutannya, makna dari lebaran(idul fitri) itu sendiri adalah kembali ke awal.

Diibaratkan seperti lembaran putih yang masih kosong, kehidupan umat muslim diharapkan dapat dimulai dari lembaran putih yang tanpa cacat. Setelah lebaran diharapkan bahwa kertas kosong ini diisi dengan hal-hal positif, bukan hal-hal yang mengotori.

Gedung Kesenian Jakarta turut mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1439 H yang kemungkinan besar akan jatuh pada tanggal 15 Juni mendatang. Semoga ibadah selama bulan puasa lalu diterima dan menjadi manusia yang lebih baik lagi setelah lebaran.

Nikmati hiburan di Gedung Kesenian Jakarta

Untuk menikmati waktu libur lebaran, ada banyak hiburan yang bisa dinikmati di Jakarta. Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) sebagai salah satu gedung kesenian bisa menjadi alternatif menarik yang bisa dikujungi bagi warga Jakarta yang tidak mudik.

GKJ berada dipusat kota dan memiliki akses yang sangat mudah. Dengan kemudahan ini, Anda dapat mengunjungi GKJ dengan berbagai pilihan transportasi umum. Khusus selama momen libur lebaran, Jakarta akan menjadi kota yang lebih sepi sehingga lebih memudahkan lagi berpergian ke tempat hiburan yang ada di Jakarta.

Setelah menikmati libur lebaran, jangan sampai ini menjadi awal untuk bermalas-malasan ya! Jadikan momen lebaran sebagai awal yang baik untuk memulai hal baru sehingga bisa menjadi manusia yang lebih baik kedepannya.

Sekali lagi, GKJ mengucapkan selamat hari raya Idulf Fitri 1439 H, mohon maaf lahir dan batin 🙂

Event di Jakarta Selama Periode Lebaran

Event di Jakarta Selama Periode Lebaran

Libur nasional menjelang idul fitri telah dimulai. Berbagai masyarakat Ibu Kota yang sebagian besar merupakan pendatang biasanya akan pergi mudik untuk kembali ke kampung halaman untuk merayakan lebaran.

Meskipun begitu, tidak semua orang tahun ini bisa mudik karena berbagai alasan. Tidak dapat pulang kampung, ada banyak kegiatan di Jakarta yang bisa dikunjungi selama periode libur lebaran tahun 2018 ini.

Adalah berbagai event yang akan berlangsung dalam periode libur lebaran yang bisa menjadi alternatif hiburan bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang tidak pergi mudik tahun ini.

Pekan Raya Jakarta(PRJ)

Pekan Raya Jakarta(PRJ) menjadi kegiatan rutin yang berlangsung selama beriode Juni untuk menyambut ulang tahun Jakarta. Di PRJ ada berbagai acara dan hiburan menarik yang bisa dinikmati oleh para pengunjung disana.

Selain acara menarik, di PRJ juga tersedia berbagai penawaran produk, kuliner asli Jakarta dan berbagai hal menarik lainnya. Acara PRJ pada malam harinya juga diisi oleh penyanyi atau band papan atas nasional. Ini akan cocok menjadi hiburan bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang ingin mencari hiburan di hari libur lebaran 2018.

Ancol Asian Festival

Ancol Asian Festival merupakan event yang dilasanakan untuk menyambut 3 momen spesial yang segera berlangsung. Libur lebaran, ulang tahun Jakarta dan tentu event terbesar di Asia tahun ini, Asian Game.

Ancol Nusantara Festival, Ancol Kampung Betawi Festival, Asian Lantern Festival serta Ancol Triathlon dan Ancol Kemerdekaan Festival merupakan kegiatan yang akan berlangsung di acara yang dilangsungkan di Ancol ini.

JakCloth Lebaran 2018

JakCloth merupakan event yang memberikan banyak pilihan bagi para pecinta clothing dengan lebih dari 400 brand. Festival baju ini merupakan event tahunan yang akan berlangsung berbarengan dengan libur lebaran.

Perayaan HUT Jakarta

Libur lebaran kali ini bertepatan dengan menyambut ulang tahun Jakarta. Dengan ini, akan ada banyak kegiatan dan festival untuk menyambut ulang tahun Jakarta. Beberapa festival seperti festival unik yang bisa dijadikan sarana rekreasi bersama keluarga. Diantaranya adalah Pagelaran Kesenian Malam HUT Jakarta pada 23 Juni 2018 yang akan berlangsung di halaman kantor Walikota Jakarta Barat. Festival Budaya Betawi  tanggal 24 Juni 2018 di Setu Babakan. Terakhir ada Gebyar Budaya Betawi 30 Juni yang berlangsung di Cibubur Junction

Gedung Pertunjukkan di Jakarta

Gedung Pertunjukkan di JakartaSebagai pusat ekonomi, bisnis dan pemerintahan, Jakarta menjadi banyak tujuan orang untuk merantau atau sekedar untuk berkunjung. Di Jakarta memang menjadi banyak tempat orang untuk mencari rejeki. Daerah sekitar Jakarta tidak sedikit yang bekerja di Ibu Kota Indonesia ini.

Meskipun dikenal sebagai pusat ekonomi, bisnis dan pemerintahan, Jakarta memiliki sisi lain yang bukan hanya berhubungan dengan pekerjaan dan sejenisnya. Di Jakarta memiliki anek ragam pilihan hiburan yang bisa dinikmati oleh siapa saja yang berkunjung kesana.

Dari banyak hiburan yang ada, Jakarta juga memiliki gedung pertunjukkan yang berfungsi menyediakan tempat untuk pementasan berbagai pertunjukkan. Umumnya gedung ini digunakan untuk acara seperti pementasan teater, seni tari, mini konser dan jenis seni lainnya.

Ada beberapa gedung pertunjukkan yang ada di Jakarta, dan kami sajikan 5 gedung pertunjukkan yang bisa ANda kunjungi ketika sedang berlibur diakhir pekan atau saat warga lain yang sedang ke Jakarta untuk mencari alternatif hiburan.

Gedung Kesenian Jakarta(GKJ)

Gedung Kesenian Jakarta terletak di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. GKJ merupakan sebuah gedung yang telah lama ada dan masih bertahan hingga saat ini. Gedung ini telah menjadi tempat pertunjukkan bahkan sejak zaman sebelum kemerdekaan Indonesia.

Taman Ismail Marzuki(TIM)

TIM teletak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Tempat ini merupakan gedung pertunjukkan seni yang juga terdapat kampus Institut Kesenian Jakarta(IKJ), perpustakaan, bioskop, kafetaria dan berbagai fasilitas umum lainnya.

Gedung ini terus diperhatikan oleh pemerintah daerah dan menjadi salah satu gedung yang terus dikembangkan sehingga lebih modern seperti saat ini.

Teater Utan Kayu

Seperti namanya, gedung ini berada di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Gedung ini terbilang kecil karena hanya bisa menampung penonton sekitar 150 orang. Meskipun begitu, gedung yang sejak dibangun tahun 1997 ini memang di desain untuk menekankan seni pertunjukkan yang tidak komersil.

Teater Salihara

Gedung ini terletak di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebagai sebuah gedung pertunjukkan, tempat ini sering menampilkan pertunjukkan dari seniman secara individu maupun kelompok. Gedung yang diresmikan tahun 2008 silam ini bisa menampung penonton hingga 270 orang.

Kritik Sosial Melalui Pertunjukkan Seni

Kritik Sosial Melalui Pertunjukkan SeniSeni menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia selama berabad-abad. Mulai dari awal peradaban, seni telah hadir dalam kehidupan masyrakat setiap generasi. Ini juga banyak menjadi bahan penelitian oleh peneliti tentang seni yang ada pada setiap zaman yang ada.

Bisa dilihat dari sejarah, seni selalu eksis hingga saat ini. Tentu saja ada banyak hal yang bisa dilihat dari sebuah seni karena seni sendiri ada cukup banyak jenis. Tari tradisional di Indonesia misalnya, ini merupakan seni turunan yang diturunkan dari genarasi ke generasi dan selalu dicoba untuk dipertahankan.

Seni sendiri mungkin tidak akan pernah mati karena pada setiap zamannya selalu dan akan ada. Bagaimana pun, ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan seni, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah untuk kritik sosial.

Ya, kritik sosial sering kali disampaikan dengan cara lain. Pertunjukkan seni dengan mengusung tema kritik sosial sering kali dipentaskan untuk menyampaikan aspirasi dan membuat orang lebih tertarik akan apa yang disampaikan.

Seni dan Kritik Sosial

Mungkin Anda pernah menyaksikan sebuah film yang berisikan sebuah kritik sosial, tentu saja film termasuk hasil dari karya seni. Dalam banyak hal, seni bisa dilakukan untuk membawa aspirasi termasuk kritik sosial.

Anda tentu juga pernah mendengar sebuah berita aksi demo dengan aksi teatrikal, dimana ini merupakan cara penyampaian aspirasi dengan menggunakan seni.

Antara seni dan kritik sosial merupakan sesuatu yang berbeda, namun keduanya memiliki satu hal yaitu tentang bagaimana menyampaikan sesuatu. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan pertunjukkan seni selain kritik sosial, namun kritik sosial merupakan hal yang dianggap penting dalam banyak hal ini.

Membuat sebuah pertunjukkan teater menangkat isu sosial merupakan sesuatu yang sering dilakukan. Anda dapat melihat pertunjukkan teater dengan berbagai tema termasuk kritik sosial ditempat atau gedung kesenian.

Di Jakarta, terdapat Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) yang merupakan tempat untuk mementaskan berbagai karya seni termasuk teater dengan berbagai isu termasuk kritik sosial. Pertunjukkan seni mengangkat isu kritik sosial tidak hanya melalui teater, namun juga meliput banyak bidang seni seperti tulisan, lukisan dan lainnya.

Ngabuburit Seru Nonton Pertunjukkan Seni

Ngabuburit Seru Nonton Pertunjukkan SeniBulan Ramadhan telah kembali! bulan yang paling ditunggu oleh umat muslim diseluruh dunia telah kembali dan tentu ini adalah momen yang banyak ditunggu-tunggu.

Bulan Ramadhan atau bulan puasa merupakan momen dimana setiap muslim yang telah dianggap dewasa wajib berpuasa selama satu bulan penuh. Ini merupakan salah satu kewajiban seorang muslim tanpa terkecuali.

Berbicara tentang puasa, ada banyak hal tradisi yang ada di Indonesia. Salah satu hal yang biasa dilakukan oleh orang adalah ngabuburit. Apa itu ngabuburit?

Ngabuburit merupakan momen dimana setiap orang menghabiskan waktu menunggu waktu Magbrib(waktu berbuka) ada banyak hal yang bisa dilakukan. Biasanya orang memilih untuk berkumpul bersama keluarga, olahraga ringan, bermain game, menonton serta banyak hal lainnya. Momen ini merupakan momen santai untuk menunggu datangnya waktu berbuka.

Ngabuburit nonton pertunjukkan seni yuk!

Nah, salah satu hal yang mungkin bisa dicoba saat ngabuburit adalah menonton pertunjukkan seni. Ya, dengan menonton pertunjukkan seni, Anda dapat menunggu waktu berbuka sekaligus mengapresiasi karya atau pementasan seni yang ditampilkan.

Memang tidak banyak tempat pertunjukkan seni di Indonesia. Meskipun begitu, di Jakarta, sebagai Ibu Kota Indonesia, memiliki beberapa tempat untuk menyaksikan pertunjukkan seni. Ini bisa dimanfaatkan untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.

Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) merupakan salah satu tempat atau gedung pertunjukkan yang sering melakukan pementasan karya seni. Anda dapat mengecek jadwal pertunjukkan seni dan melihat apakah ada jadwal yang cocok untuk ngabuburit disana.

Menyaksikan pertunjukkan seni sembari menunggu waktu berbuka puasa tentu menjadi momen yang sangat seru. Ini juga sangat cocok dilakukan bersama keluarga, teman dan komunitas.

Jadi, kapan mau ngabuburit bareng di tempat pertunjukkan seni?

Gedung Pertunjukkan Yang Ada di Jakarta

Gedung Pertunjukkan Yang Ada di Jakarta

Sebagai kota metropolitan, Jakarta memiliki banyak fasilitas umum termasuk gedung pertunjukkan. Jakarta memang mungkin lebih dikenal dengan kota pusat bisnis dan pemerintahan di Indonesia, namun sebenarnya Jakarta memiliki banyak hal lain yang juga menarik.

Di bidang hiburan, Jakarta memiliki beberapa gedung pertunjukkan yang mana ini sangat menarik bagi orang yang ingin mencari hiburan yang sedikit berbeda di Jakarta. Ada beberapa pertunjukkan seni menarik yang dipentaskan di gedung-gedung ini.

Memang gedung-gedung ini cukup dikenal, namun tampaknya belum banyak orang yang terlalu menaruh perhatian menonton pertunjukkan di gedung pertunjukkan. Jika Anda adalah salah satu yang tertarik, mari terus lanjutkan untuk membaca!

Gedung Kesenian Jakarta

Gedung Kesenian Jakarta(GKJ) merupakan salah satu gedung berfokus untuk menampilkan berbagia kesenian menarik. GKJ sudah ada sejak lama, dan gedung ini juga sempat mengalami beberapa perubahan fungsi.

Dengan berjalannya waktu, akhirnya GKJ menjadi gedung pertunjukkan hingga saat ini. Gedung ini dibangun di era kolonial Belanda dan dibangun dengan bahan dan arsitektur ala Eropa.

Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki(TIM) terletak di kawasan Cikini, dan berada di area kampus Institut Kesenian Jakarta(IKJ). Ditempat ini, banyak pertunjukkan seni dari teater atau lainnya sering dipentaskan.

Karena memang berada di kawasan kampus seni, TIM juga sering dijadikan sebagai gedung pertunjukkan untuk mementaskan karya mahasiswa IKJ.

Teater Salihara

Gedung ini memang merupakan gedung yang belum lama berdiri dibandingkan GKJ dan TIM, namun gedung ini menjadi alternatif bagus untuk gedung kesenian.

Gedung pertunjukkan ini mampu menampung hingga 270 penonton, jumlah yang cukup banyak untuk pertunjukkan skala kecil.

Teater Utan Kayu

Teater Utan Kayu merupaakn gedung yang mampu menampung hingga 150 penonton. Gedung yang terletak di Utan Kayu ini dibangun pada tahun 1997 lalu. Teater Utan Kayu menjadi salah satu gedung pertunjukkan yang bisa menjadi tempat untuk pementasan atau menonton hasil dari pertunjukkan seni.